REVIEW HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU

 

Hello, Sahabat Hotelicius…

Kamu ada rencana traveling on budget ke Pekanbaru, Riau?

Kamu bingung soal penginapannya?

HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU, mungkin bisa jadi salah satu pilihan kamu menginap ketika bepergian ke Kota Pekanbaru, Riau. Tapi sebelum kamu memutuskan untuk mem-booking kamar di hotel ini, yuk simak dulu Review HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU versi saya ini. Saya akan berbagi pengalaman menginap di hotel budget murah ini. +Plus –Minus nya pasti ada yass… Let’s reads around…

 

Behind The Story Before Staycation at Hotel Sabrina Panam, Pekanbaru

Saya, ─bersama salah satu teman sejawat saya, bertugas selama seminggu penuh di Riau. Hari pertama dan kedua kami bermalam di Pekanbaru, Riau. Kami booking 2 kamar di hotel budget murah (malam hari pertama dan malam hari kedua). Setelah sempat mencari-cari hotel, pilihan kami jatuh pada HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU. Hari ketiga kami bergerak ke Kabupaten Pelalawan, dan menginap semalam di sana. Hari ke-empat, kami kembali ke Kota Pekanbaru, tapi kami akan menginap di hotel lainnya. Lho? Kenapa nggak menginap di hotel yang sama? Jawabannya akan saya jelaskan nanti… Oh, ya, “hotel lainnya” ini juga akan saya buat blogpost-nya supaya kalian semua bisa baca.

Papan Nama Hotel Sabrina Panam Pekanbaru

Hotel budget murah bintang satu atau bintang dua di Pekanbaru, Riau, itu jumlahnya lumayan banyak, Gengs! Sebelum Sahabat Hotelicius memutuskan untuk memesan hotel bintang satu atau bintang dua di sana, ada baiknya kamu survei terlebih dahulu supaya bisa dapet hotel yang sesuai dengan kebutuhanmu. Jangan sampai salah pilih dan menyesal karena pilihanmu zonk, alias tidak sesuai dengan ekspektasi. Saya memutuskan untuk memesan HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU ini pun surveinya lumayan lama loh, dari berhari-hari sebelumnya. Ada beberapa pertimbangan sebelum akhirnya memutuskan booking kamar di hotel ini. Pertimbangan itu diantaranya dilihat dari segi lokasi, harga, dan fasilitas.

Kadang lokasinya strategis, tapi harga nggak cocok. Kadang harga cocok, tapi lokasi tidak strategis. Kadang lokasi strategis, harga cocok, tapi kehabisan kuota kamar pada tanggal rencana menginap. Kadang lokasinya strategis, harga cocok, kamar tersedia, tapi dari segi fasilitas dan tampilan gambar, iyuhh banget alias tyda meyakinkan, Gengs. Hahaha! Macam-macam deh cobaannya T_T Tapi, ternyata seru juga berburu hotel budget murah… Dengan sedikit bumbu-bumbu perselisihan dengan kawan sejawat, akhirnya kami memutuskan untuk booking kamar di HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU, −hotel yang paling mendekati kriteria kebutuhan kami di sana…

Halaman dan Bagian Depan

Lobby Area dan Reception Desk

Facilities and Service at Hotel Sabrina Panam, Pekanbaru, Riau

 

Insight Lobby and Reception Area

Mobil seorang kawan yang kami tumpangi merapat ke tempat parkir tepat di depan (halaman) HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU. Halaman hotel hotel budget murah bintang satu ini cukup luas, dan bisa untuk memarkir 6 hingga 8 mobil. Kendaraan tamu semuanya di parkir di halaman karena hotel ini tidak punya basement. Saya dan kawan sejawat langsung memasuki hotel melalui pintu depan yang langsung terhubung dengan lobby area.

Ruangan ini cukup luas, dekorasinya tyda aneh-aneh, malah cenderung sederhana. Dekorasi dinding dihiasi ornament kayu yang dibentuk menyerupai pohon, dilekatkan pada beberapa bagian dinding. Di area tersebut, ada reception desk, ada satu tempat duduk berupa sofa bundar “bolak-balik” yang ukurannya tidak terlalu besar. *Ini gimana dah jelasinnya sa bingung (lihat gambar aja). Di satu sudut, sepertinya merupakan area yang digunakan untuk makan, ‒terlihat dari jajaran perabot makan, dan tatanan meja-kursi yang disusun rapi.

Kami tiba di HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU menyesuaian jadwal check-in. Kira-kira sekitar jam 2 siang, dan bermaksud akan langsung check-in. Karena setelah itu kami akan lanjut liputan lagi, maka kami harus menaruh barang-barang kami. Proses check-in tak ubahnya seperti di hotel budget murah lain, saya hanya diminta menunjukkan bukti pemesanan dan KTP. Sangat mudah karena pemesanan sudah diatur by system. Tapi ternyata tyda cukup cepat, ferguso…

Saat saya check-in, staf masih mencari ketersediaan kamar yang sudah bersih, ‒sambil berkoordinasi dengan staf yang lain via HT. Padahal seharusnya kamar harus sudah siap, ya… Saya sih positif thinking aja ya, mungkin karena hotelnya penuh dan banyak yang check-out hari itu, jadi proses clean-up kamar jadi lebih lama. Tapi yang membuat saya kurang nyaman dan geregetan adalah, saat melihat sang resepsionis mengobrol dengan staf lainnya yang berada di sekitar lobby, padahal dia sedang melayani tamu (saya) loh! Menurut saya hal itu seperti kurang menghargai tamu…

Menurut saya, setidaknya kalo’ mau ngobrol pelankan suaranya. Nah ini enggaakkk ^^ Gemas sa tu! Dan satu lagi catatan, resepsionisnya kurang ramah, ‒menurut saya. Kalo’ dalam hal ini, secara tidak sadar saya membandingkan dengan pelayanan seorang resepsionis hotel di Jogja, dimana hampir semuaaa pembawaannya ramah, dan selalu fokus kalau kerja. Kalaupun akan bicara dengan kawan sejawat setidaknya melembutkan suaranya, atau malah minta izin kepada tamu terlebih dahulu. Pelayanan resepsionis hotel di Jogja emang oke banget!

Ruang Tunggu di Lobby Area

Bagian Kanan Lobby. Lift dan Jalan Menuju Kamar Hotel

#

Deluxe Double Room Hotel Sabrina Panam, Pekanbaru, Riau

Setelah proses check-in, saya dan kawan sejawat langsung menuju kamar masing-masing… Saya dan kawan sejawat masing-masing memesan kamar Tipe Deluxe Double, jadi kami dapat double bed (queen bed). Saya mendapat kamar di kamar No. 118, kamar di lantai 1 urutan ke-18. Kamarnya ada di pojokan, Gengs! Katanya enggak ada kamar laen. Hmm, yasudahlah… beberapa kali pesan kamar hotel, selalu dapet kamar yang di pojokan (baca ulasan blog #hotelicius lainnya yhaa). Meski terbiasa dengan kamar pojokan, tapi saya lebih suka kamar di lantai tinggi dengan balkon atau jendela kamar.

“Tapi, saya senang karena kamar yang akan saya tinggali selama dua malam ke depan itu ternyata tidak terlalu sempit seperti kamar hotel budget murah pada umumnya, padahal ini hotel bintang satu.”

Tips dari saya, kalau menginap di hotel sendirian, sebaiknya pesan kamar dengan tipe double bed (satu tempat tidur besar). Alasannya, biar nggak parno kalo’ tidur di salah satu single bed, tapi bed lain kosong, hiii… (merinding). Ada lho hotel budget murah yang menyediakan kamar dengan ukuran yang lebih kecil dengan tipe ranjang satu single bed, ‒harganya tentunya jauh lebih murah. Tapi tidak semua hotel punya kamar tipe ini, biasanya hotel bintang satu atau bintang dua. Kamar seperti ini biasanya khusus diperuntukkan menginap bagi para sopir atau single traveler.

Kalau Sahabat Hotelicius lebih nyaman dengan kamar seperti itu, mungkin suatu saat boleh memburunya…

Nomor Pintu Kamar Hotel

 

Kamar Hotel Sabrina Panam Pekanbaru

 

Oke balik ke review

Begitu masuk kamar, saya wajib cek and ricek dulu dong, dan overall nggak ada masalah. Ruangannya bersih, lampu kamar terang dan semua menyala. Sprei rapi, bersih, dan putih, bed dan bantalnya empuk. Dapat dua bantal besar, jadi bisa istirahat dengan tenang di tengah kepenatan aktivitas liputan. Sepertinya standar hotel budget murah bintang satu dan bintang dua sekarang makin meningkat, ya. Di beberapa hotel budget murah yang pernah saya coba, bed dan bantal empuk!

Di kamar ada AC dan Televisi, keduanya berfungsi baik. Ada meja kerja dan kursi sederhana yang terbuat dari plastik, tissue dan compliment dua botol air mineral kecil ditaruh di atasnya. Tidak ada lemari besar, tapi di sisi kiri bed ada lemari minimalis dengan gantungan baju. Oh, ya, saya mau cerita, ada yang aneh dengan kamar-ini. toilet dan kamar mandi di kamar ini dipisah. Toilet dengan wc di bilik sendiri, dan kamar mandi dengan washtafel dan shower di bilik sendiri. Ini agak aneh sih menurutku sih, soalnya kalau di hotel lain biasanya jadi satu bilik (ruang) meski ada penyekat (pintu kaca). Dan saya baru nemu di hotel ini…

Saya tidak tahu ini hanya di kamar saya aja atau di kamar lain juga sama. Tapi saya bersyukur, walaupun termasuk hotel budget murah tapi kamar mandi dan toiletnya tidak mengunakan model tabung. Karena saya nggak suka kamar mandi model tabung T_T. Untuk compliment toiletries-nya ada sikat dan pasta gigi, dan sabun batang (yang berbentuk bulat). Yang cukup mengesankan, packaging sikat giginya berlabel hotel ini. Ada dua handuk badan, diletakkan rapi di atas ranjang, juga disediakan handuk kaki.

Televisi dan Meja-Kursi Kerja Hotel Sabrina Panam Pekanbaru

Karena kamar saya terletak di “dalam” dan berada di pojokan, jadi tyda ada jendela, Gengs (sedih). Sepertinya, sebelah kanan kamar saya bersebelahan dengan ruangan staf, jadi sering terdengar samar orang keluar masuk ruangan, dan sering terdengar samar orang-orang bercakap-cakap di ruangan itu. Buat saya tyda terlalu mengganggu, sih, tapi seharusnya tidak boleh suara bocor, ya. Ini penting ya buat kenyamanan para tamu, karena kalau dengar suara-suara dari kamar sebelah kan nggak enak, apalagi macam suara yang aneh-aneh gitu. Di sebelah kiri kamar saya bersebelahan dengan kamar juga, dan ada penghuninya juga *maksudnya orang beneran ya. Walaupun begitu, saya hampir tidak pernah mendengar suara-suara dari sana.

Kamar ini saya pakai untuk menyimpan barang, dan istirahat di malam hari. Di siang hari, dipastikan saya tyda stay di kamar. Saya tidak pernah minta layanan kamar (clean-up), tapi saya lupa pada kamarnya dibersihkan atau tidak *LOL. Selama bepergian di siang hari, saya tidak pernah menitipkan kunci kamar di resepsionis, kunci kamar selalu saya bawa sendiri. Oh, ya, saya belum cerita tentang wifi, fasilitas ini sudah termasuk dalam paket, jadi tyda perlu mbayar lagi. Saya sempet pakai untuk sosial media, dan untuk qerja di malam hari. *Mon maap walaupun tugas di luar kota, deadline tetep jalan, bok! Untuk kecepatannya tidak terlalu kencang, sih, tapi untuk browsing dan kirim-kiriman email cukup lancar.

Fasilitas di Hotel Sabrinan Panam Pekanbaru

#

Food and Baverage Service

Saya dan kawan sejawat mengambil paket breakfast di HOTEL SABRINA PANAM, PEKANBARU, RIAU. Karena kegiatan kami cukup padat, jadi memutuskan untuk sekalian ambil paket sarapan di hotel biar enggak rempong. Sebenernya saya sempet sangsi saat pertama kali tiba di hotel, karena tempat makan terlihat “mencolok” di satu sudut ruangan depan. Sudut itu begitu sempit dan meja-kursi makan yang disediakan pun sedikit. Kejadian beneran deh…*emang ya, harusnya nggak usah mbatin aja, wqwqwq.

Pagi-pagi waktu sarapan, ruangan makan itu crowded banget~ Udah deh langsung be-te begitu lihat suasana breakfast pagi itu. Saat mengambil makanan/minuman antrean sampai mengular, tamu pun kesulitan karena tempatnya sempit sekali. Saat saya keluar untuk sarapan kamar rasanya belom siang-siang amat… Melihat suasana breakfast mendadak pengen breakfast entaran aja, tapi takutnya kehabisan, stok makanan juga tinggal dikit.

Selesai ambil makanan, bingung mau makan di mana. Soalnya semua meja makan yang jumlahnya nggak seberapa itu terisi semua. Bahkan ada yang makan di sofa ruang tunggu, dan di luar, teras hotel. Sebenernya setelah mengambil makanan dan minuman, bisa dibawa ke kamar *toh jarak kamar cukup dekat. Tapi waktu itu kayaknya nggak kepikiran, deh… Akhirnya saya tetap makan di tempat makan dengan rasa kurang nyaman, saya pun (terpaksa) berbagi meja dengan orang lain.

Kalau soal menunya, standar hotel budget murah, ada nasi, lauk, sayur, dan buah. Soal rasa juga standar banget, tapi masih masuk untuk lidah jawa saya. Tapi ada yang bikin ka-zet-el… Mayoritas orang yang makan bersamaan dengan saya mengambil makanan banyak-banyak, tapi mereka menyisakan makanan juga lumayan banyak. Kenapa sih mereka gituu??? Kalau nggak sanggup makan banyak kan nggak perlu ambil banyak-banyak!

Sudut Ruang Makan Hotel Sabrina Panam Pekanbaru

Oh, ya, saya sempet coba cek lagi di Traveloka, tempat saya memesan kamar di Hotel Sabrina Panam, Pekanbaru. Ternyata, pesan kamar sudah termasuk dengan sarapannya. Walaupun kalau pesan kamar di hotel budget murah ini udah dapat sarapan, tapi saya menyarankan sarapan saja di sekitar hotel. Ada banyak warung makan maupun restoran, bisa sekalian kulineran…

Overall, pengalaman menginap saya di Hotel Sabrina Panam, Pekanbaru, tidak terlalu menyenangkan, tapi tidak terlalu menyedihkan juga, sih. Jika Sahabat Hotelicius akan menginap di sini, jangan terlalu berharap banyak, ya. Ada plus-nya, tapi masih ada minusnya, seperti yang saya ceritakan di atas. Tapi jika hanya untuk menginap masih oke-lah, room-nya oke!

Meja-Meja di Ruang Makan Hotel Sabrina Panam Pekanbaru

#

Room Rate Hotel Sabrina Panam Pekanbaru, Riau

Superior Twin (2 Single Bed) Start Rp. 205K (Traveloka) Inclusive Breakfast & Taxes

Deluxe Double (1 Double Bed) Start Rp. 216K (Traveloka) Inclusive Breakfast & Taxes

Secara umum, hotel budget murah ini harganya bersaing banget kan…

Check-in : From 14.00

Check-out : Before 12.00

#

Nisya Rifiani di Lobby Area Hotel Sabrina Panam Pekanbaru

HOTEL SABRINA PANAM PEKANBARU, RIAU

Jl. H. R. Soebrantas No. 31 – 33 Km. 11,5 Tampan, Pekanbaru, Riau, Indonesia, Kode Pos 28294.

Lokasi hotel budget murah ini menurut saya cukup strategis, ada di pinggir jalan besar, dan dekat dengan fasilitas publik. Dari Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru juga tidak terlalu jauh.

[ Map ]

More Photo and Story about #Hotelicius

INSTAGRAM

‒ Teks & Foto : Nisya Rifiani / Tim Hotelicius –

:: Don’t copy any materials in this blog without permission ::

 

Baca review hotel budget murah lainnya di Blog #Hotelicius…

Experience At Hotel Brothers Inn Babarsari : Budget Hotel and Smart Living

 

Comments

  1. Wah keren nih, meskipun murah tapi fasilitasnya lengkap. Ini nih yang dicari kalau lagi nyari tempat nginep buat liburan. Recommended, layak di coba☺

  2. Ini cantik bangey ya interior lobbynya. Bisa jadi spot foto2 nih. Yang penting emang kenyamanan ya untuk staycation gini.

  3. Ahsiaaap … Dengan harga yang ditawarkan, memang sepertinya kita nggak bisa berharap banyak, ya. Meskipun yaaa, yang namanya pelayanan yang ramah semestinya nggak termasuk dalam hal menentukan harga akan mahal atau murah. Itu mah memang jadi keharusan kalau bekerja di bidang jasa. Ya kan, ya kan?

    Thanks buat review-nya. Entah kapan ke Pekanbaru. Aamiinkan aja dulu, hihihi …

  4. Hotel Sabrina Panam ya? Keren juga. Tadi sekilas saya pikir ini anak usaha Pop Hotel atau Harris Hotel, karena warnanya hijau dan oranye rada mirip. Perkembangan city hotel sekarang semakin masif yaaa. Sangat family friendly dan bujetnya juga murah. Semua kita bisa menginap tanpa perlu takut kantong jebol.

  5. Saya juga pernah menginap di Pekanbaru, Mbak. Cuma waktu itu kalau gak salah di hotel bintang 3 deh. Itu pun hotel kedua yang didatangi sebab hotel pertama tempat diadakan acara yang ingin saya hadiri jaringan kartu kreditnya bermasalah, mana saya gak bawa cash lagi. Di ATM hotelnya juga jaringan bermasalah. Akhirnya saya disuruh ambil duit di SPBU. Waktu itu sudah hampir jam 12 malam. Karena kesal, akhirnya saya pacu motor di tengah malam yang lengang itu–untung minjam motor punya sepupu–dan mencari hotel lain. Sudah hampir jam 1 malam waktu itu baru bisa masuk kamar, untung masih bisa check in.

    Aduh maaf, saya jadi curhat. Kapan ke Pekanbaru lagi, hotel Sabrina ini bisa jadi pilihan menginap kayaknya ya

  6. Kalau saya menginap disebuah hotel yang pertama kali saya tanyakan adalah fasilitas dihotel tersebut. Kalau menurut saya sudah klik baru deh chekin.

  7. Monmaap ya mbak, mewakili orang Sumatera, kadang orang jawa jauh lebih ramah dan tahu saat kerja,
    Aku orang medan tapi kuliah di jky,
    Dan selalu suka membandingkan pelayanan bentuk apapun itu antara sumatera dan Jawa, dan memang jawa lebih the best hehe
    Begitupun soal makan, suka ambil banyak tapi nyisa (tutup muka) kesel banget lihatnya, harusnya makan ambil sendiri harus tahu kapasitas perut sendiri, ini sering terjadi di acara wedding gitu dan pas event blogger,

    *Lah jadi panjang hahaha

  8. Sayang sekali kalo resepsionisnya kurang ramah. Pantes mba gak balik lagi ke sini ya.. pasti gara-gara itu..

    Padahal ya, lobbinya udah bagus banget, sayang kalo perlakuan terhadap tamu kayak gitu..

  9. Wah, hotel Sabrina ini dekat banget dengan rumahku loh mbak. aku juga untuk sekarang tinggal di daerah Panam, Pekanbaru. Baru tahu dalamhotelnya begini, soalnya hampir setahun ini cuma lewat aja.

  10. Cukup keren sih lobby, kamar sama kebersihannya untuk ukuran hotel budget murah. Dari yang kusimak di sini, berarti hotel Sabrina Pekanbaru harus membenahi bagian resepsionisnya sama tempat sarapan ya. Kasian juga kan yang mau sarapan tapi antriannya mengular dan tempatnya sempit 🙁

  11. Tidak terlalu buruk ya untuk hotel budget bintang dua, walaupun gak bisa dibilang bagus juga. Aduh, sedih banget itu breakfastnya kayak gitu, padahal salah satu hal yang kusuka dari ke hotel itu pengen nyobain breakfastnya, kalau jelek, udahlah aku gak datang. Soal kamarnya ya lumayan tapi, itu aneh ya kok itu kamar mandi sama wc dibedain

  12. Nama hotelnya kaya nama kakakku Mbak, wkwk (penting ya). SAya juga sedih bin kesel mbak kalau ada orang yang mubadzir makanan kaya aji mumpung sarapan di hotel gt huhuhu.

  13. Cantik yaa plafonnya artistik banget Hotel Sabrina. Hmm…bisa dicoba nih mana tu main lagi ke Pekanbaru. Tapi gak di masa wabah Covid-19 ini yaa.. scr kota2 pada lockdwon. Nice review Mbak Nisya

  14. Interior-nya cukup bagus, ya. Kalo soal sarapan, masyarakat kita memang cenderung tidak ingin menyia-nyiakan yang gratis. Sarapan di hotel masih banyak yang berpikir gratis, padahal kita bisa pilih mau ambil breakfast atau nggak. Saya beberapa kali juga ngeliat kebiasaan ini di hotel-hotel di Puncak saat musim liburan. Suasana resto hotel udah kayak pasar pagi.

  15. Asyiknya kalo sering ke luar kota adalah bisa hunting hotel-hotel begini ya, Nis.. Kalo hotel berbintang kan udah biasa hehehe.. kalo budget hotel gini lebih berkesan dan bikin punya oleh-oleh cerita yang seru-seru.

  16. Wah, interiornya warna-warni gitu.. Suka deh liatnya. Cuma sayang kalau pelayanannya kurang ramah, gak nyaman juga jadinya ya.

  17. Tobat disini nginap..dulu tiap bulan saya disini nginap karena dekat dngn kantor.tapi mulai bulan ini gk lgi deh..ampun …dari awal sih resepsionis nya gk ada ramah tamahnya,tapi awalnya saya gk permaslhkan itu karena dkt dngn kantor dan tmptnya strategis dkt dngn tmpt blnja. tapi lama kelamaan makin gk jelas ..nelpn mereka kayak mau nelpn presiden ..diangkat tapi blm udah bilang hallo langsng dimatikan gk sopan bngt..mengecewakan …bukan sekali tapi berkali” ..pegawai kntut.. blm lagi pas saya lupa bawa charger.. gk balik” smpai sekrng ..tiap saya telpn selalu jawab nya nanti ditanya dlu nanti ditanya dlu itu lah gaya pegawai disna..hati” barang jngan sampai lupa bawa gk akn balik kayak yg terjadi sama saya padahal udah bisa termasuk dikatakan langganan padahal cuma charger loh!!
    Blm lagi berisik didalamnya suara dari luar kedengaran smpai kkmr ..org lalu lalang ntah siapa” terlalu bebas…blm lgi kaca jendela ada yg buat intipan kayak nya pegawainya gk ngecek kali ya …cocok nya disitu usaha lendir dan masih banyak lagi yg sangat mengecewakan …
    Menangnya cuma harga sama strategisnya doank tapi yg lainnya sangat buruk …bye sabrina panam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *