Hotel Ramada Suites By Wyndham Solo

LIBURAN SINGKAT DI RAMADA SUITES BY WINDHAM SOLO

Sejujurnya, saya nggak pernah menyangka kesempatan liburan datang begitu saja di tengah pandemi ini. Ternyata, salah satu kenalan saya, menawarkan staycation di RAMADA SUITES BY WINDHAM SOLO. Lalu seperti biasanya, saya mengiyakan tawarannya untuk liburan singkat di hotel bintang empat itu. Kenalan saya itu gercep banget menyiapkan rencana liburan setelah saya menyetujui waktunya. Saya memutuskan mengajak salah satu kawan lama saya, dan tentu aja dia mau ikut! Staycation kali ini saya ditemani teman lama saya : VENA. Berhubung kami juga lama tak jumpa dan menghabiskan waktu bersama, dan kami pun sama-sama butuh rehat dari kehidupan muram dunia yang kerap menyapa #halah.

Ada banyak hal yang saya suka dari RAMADA SUITES BY WINDHAM SOLO. Saya suka kamarnya, meski tidak telalu luas tapi dapat mengakomodasi semua kebutuhan liburan singkat saya. Saya suka restaurannya yang bergaya tradisional, dan, oh, saya juga makanan khas yang disajikan di sana saat sarapan. Saya suka taman-taman di sana, ah, kamu pasti tidak akan menyangka di sana juga ada replica Candi Prambanan, instagramable!

 

Short Trip  

Saya dan Vena berangkat dari Jogja ke Solo, menggunakan KA Prameks, murah ceria. Waktu itu, KRL belum mulai beroperasi, saya sedikit kecewa karena berdasar rilis pers seharusnya kereta itu sudah diluncurkan. Sebelum menuju hotel, saya menyempatkan kulineran menikmati selat solo yang terkenal, di Solo langsung! Usai makan, ternyata hari sudah siang, kami bergegas pesan ojol dan langsung menuju ke hotel. HOTEL RAMADA SUITES BY WYNDHAM SOLO berlokasi di Jl. Laksda Adisucipto. Kalau aku lihat dari peta, hotel ini nggak jauh dari Bandara Adi Soemarmo, sekitar 5 km. Hotel ini juga terjangkau dari pusat Kota Solo, sekitar 6 km. Perjalanannya tidak lama, setelah sekitar 15 menit, akhirnya saya sampai di hotel…

“Serius lokasi hotelnya di sini? Rasanya seperti residence (perumahan),” gumam batin saya, ternyata kawan saya juga membatin hal yang sama.

Tapi ternyata lokasinya memang benar di situ! Gerbang depan menjulang dengan gaya artsy dijaga beberapa security, megah. Terlihat gaya bangunannya mengusung desain eropa. Di satu sisi terlihat sebuah ruangan berdinding kaca, yang merupakan Lobby HOTEL RAMADA SUITES BY WINDHAM SOLO. Ketika memasuki lobby, rasanya seperti memasuki ruangan yang sangat familiar. Ruangan yang tak terlalu besar itu dihiasi berbagai ornament bertema Candi Prambanan, mulai dari pajangan, hingga lukisan. Ah, beberapa saat kemudian saya baru ingat, dekorasinya persis dengan salah satu hotel bintang empat di Jogja. Bedanya, kalau di sana ornament-nya bertema Candi Borobudur.

Yuk lihat kamar saya…

Setiba di sana, saya langsung check-in. Prosesnya cepat dan tidak diminta deposit, hanya menunjukkan kartu identitas saja. Kamar saya ada di lantai 2 di gedung utama. Aksesnya dari lobby, naik pakai lift/tangga. Setelah melewati koridor yang instagramable, sampai juga di kamar. Kamar saya paling pojok, lagi-lagi. Kalau kamu yang mengikuti #BlogHotelicius, pasti sering mendengar membaca artikel saya yang sering banget dapet kamar hotel paling pojok. Ada banyak tipe kamar di Ramada Suites By Wyndham Solo, saya menempati kamar Deluxe Room, tentu berdua bareng Vena.

Saya dijamu dengan welcome drink dingin yang refreshing. Pas banget karena saat itu cuaca solo cukup panas. Ampuh mengobati lelahnya perjalanan dari Jogja. Tak lupa sepotong cake cantik disertai dengan greeting card yang manis. Kamar yang akan saya tempati itu nggak terlalu besar. Pas sekali, saya memang nggak terlalu suka dengan kamar yang terlalu besar, kecuali untuk nginap bareng beberapa teman. Karena saya menginap berdua saja, kamar ini pas buat kami.

Kamar ini mempunyai desain interior bergaya modern. Lantainya bernuansa kayu hangat. Secara visual, kamar ini nggak membosankan, dan sesuai banget dengan publikasi mereka di berbagai media. Persis seperti ekspektasi yang saya bayangkan~ Senang! Sambutan HOTEL RAMADA BY WYNDHAM SOLO ini agaknya berlebihan, tapi saya suka! Bed kami didekorasi dengan hiasan dari handuk berbentuk sepasang angsa. Bed dan selimutnya empuk dan nyaman.

Saya suka karena ada meja kerja dan kursi yang nyaman. Yeah, kadang saat staycation pun saya masih melirik kerjaan yang harusnya itu bisa sejenak ditinggalkan. Apalagi kali ini saya bersama Vena, penulis prefessional itu pasti bakal mengerjakan tulisannya di mana saja. Ada single sofa yang saya suka banget, gemes banget ya? Kamar ini juga dilengkapi dengan perlengkapan modern seperti water heater dan refrigerator, serta televisi dengan channel hiburan.

Kamar mandi saya standar aja, tapi desainnya masih terbilang elegan terutama karena kehadiran kaca besar dengan bingkai ukiran. Ruang showernya sendiri bergaya tabung, saya sering cerita di Instagram @hotelicius atau #BlogHotelicius kalau saya paling nggak suka ruang shower bergaya tabung. Untungnya di sini agak berbeda, meski bergaya tabung tapi ada undakan untuk naik ke ruang showernya.

Untuk amenitiesnya sendiri bisa dibilang cukup lengkap. Kalau kurang bisa request more amenities, kebetulan kemarin reques sikat gigi tambahan, dan tim houskeepingnya langsung sigap menyediakan ekstra sikat gigi buat saya.

JALAN-JALAN

Setelah check-in dan menaruh barang-barang di kamar, saya memutuskan untuk jalan-jalan di hotel. Hotel ini cukup unik di mata saya, dan memang berbeda dari hotel-hotel kebanyakan. Hotel ini terdiri dari gedung utama, dan residence-residence kecil, seperti perumahan/kompleks dengan area yang cukup luas.

Untuk mengelilinginya, kalian bisa pakai sepeda yang disediakan hotel, gratis, asal tidak dibawa pulang, atau kalian bisa naik buggy car. Di sepanjang jalan di area hotel ditumbuhi tanaman dan pohon-pohon yang rindang, kesannya jadi teduh meski solo lagi panas dan gerah. Kamu nggak perlu takut kepanasan kalau sedang jalan-jalan atau jogging pagi.

Residence-residence di sana layaknya rumah di kompleks perumahan. Hanya saja ruangan dalamnya telah diubah jadi kamar-kamar hotel. Ada salah satu kamar yang menarik di salah satu kamar residence : punya private pool kind of person! Spesial, kolam renang ini hanya bisa diakses dari salah satu kamar tipe residence. Ukuran kolamnya sendiri cukupan buat private pool, dan areanya tentunya tertutup untuk umum. Sayangnya, kamar ini belum bisa dipesan secara khusus, apalagi pesan lewat Online Travel Agent (OTA).

Buat yang mau berenang di hotel, tenang aja, ada dua kolam renang hotel, ukurannya juga lebih besar. Salah satu kolam hotel terletak di dekat restaurant. Kolam renang satu lagi terletak di dekat ruang gym dan ruang spa.

Stylist Restaurant at Hotel Ramada Suites Solo

Restaurant Hotel Ramada Suites By Wyndham Solo terletak di bangunan tersendiri, lokasinya ada di area dalam. Pertama kali saya menginjakkan kaki di restaurant, langsung disambut staff dengan ramah, mereka meminta saya menggunakan han sanitizer dan tetap menggunakan masker jika tidak sedang makan. Saya memilih makan di seating area dalam reataurant. Saya ingin menikmati keunikan arsitekturnya, lagi pula makan di luar lebih gerah. Interior restaurant-nya membawa vibes yang nyaman, serasa membawa kembali ke rumah kakek nenek yang bergaya jawa kuno, tak lupa dengan segala interiornya yang jadul.

Menu breakfast di restaurant ada buffet dan stall, menunya Indonesia dan menu western. Yang menarik, restoran ini menyajikan sederet makanan khas dan masakan tradisional. Menunya sebenernya nggak terlalu banyak, yang ada di buffet ada nasi, sayur, lauk, dan berbagai condiment. Sedangkan stallnya ada buah dan salad dan pudding, soto aya, bubur ayam, teamlo solo, gudeg solo, egg station, drink station, bread station. Jika kamu sarapan di sini, saya merekomendasikan untuk mencoba timlo solo, dan gudeg, gudeg sebenernya dari jogja tapi gudeg solo juga punya rasa yang khas. Rasanya Indonesia banget~ persis seperti makanan tradisional jawa.

“With Pleasure to Deliver A Menu to My Dinner.”

Untuk makan malam saya juga pesan dari restaurant, tapi saya minta antar ke kamar. Nggak mau masakan yang berat, saya pesan seloyang pizza dan seporsi spaghetti, dan orange juice. Jangan tanya kenapa saya menyebutnya bukan makanan berat, ya karena nggak ada nasi! *Dasar orang Indonesia! Awalnya staf restaurant bilang proses memasaknya akan memakan waktu agak lama. Tapi ternyata nggak lama tuh, jadi surprise banget makanan datang lebih cepat dari waktu yang diperkirakan. Spaghetti-nya memuaskan, pizza-nya tipe pizza basah dengan banyak topping. Kalau kamu penggemar pizza yang dough-nya kering, barangkali bisa minta staff restaurant untuk memanggangnya labih lama.

Selain fasilitas yang lengkap, Hotel Ramada Suites By Windham Solo ini juga ramah anak lho… Ada beragam wahana anak, seperti garden, playground, sampai pool khusus anak. Buat kalian para orang tua yang staycation bawa anak, bisa bawa anak ke wahana anak biar mereka tyda bosan.

Bila Sahabat Hotelicius berencana liburan ke Kota Solo, kamu bisa memilih Ramada Suites By Wyndham Solo sebagai tempat menginap dan berlibur. Saya sih seneng banget bisa liburan singkat di sini.

RAMADA SUITES BY WINDHAM SOLO

Laksda Adisutjipto No. 56 Gajahan, Kec. Colomadu, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah.

Comments

  1. Ini salah satu hotel fav ku kalo ke solo. Suka Ama kamar suite nya.. trakhir stay di sini aku puas sih, walopun Nemu bbrp negatif points kayak handuknya bolong, no shower cap. Tapi okelah, yg lain2nya top banget dari segi service dan kenyamanan. Pesen makan malam dari restoran juga enaaaaak, dan as usual yaa, solo msh murah2 kalo soal harga :D. Sampe shock mau bayar saking murahnya.

    Aku suka juga kalo liat IG mereka dan sedang dipakai utk wedding. Baguuus hiasannya .tau gitu, dulu aku nikah di sini aja #eh :p

  2. Harga gimana harga kak designnya mirip kerajaan ga sii hihi…aku juga kalau bobo dihotel bawaan betah males keluar pdhl hotel untuk bermalam ya bukan untuk bermalas malasan wkwk

  3. Bisa nih jadi tempat menginap saat berkunjung di Solo. Kuliner di sana kayaknya juga enak-enak. Semoga pandemi lekas berlalu biar bisa liburan lagi.

  4. Baca tulisan ini jadi makin kangen masa-masa bisa staycation dengan aman & nyaman deh, huhuhu… Soalnya sekarang masih belum berani kemana-mana 🙁

  5. Nuansanya itu hotelnya kayaknya mirip sama kasultanan atau keraton solonya ya, terus ornamenya juga sangat kokoh banget melekat di hotelnya, kayaknya nanti setelah covid harus ke Solo lagi nih nginep disini

  6. Konsep hotel Ramada ini menurutku paling unik & bagus sih diantara hotel-hotel lain yang ada di Solo. Masih penasaran banget nginep disini. Semoga kalo ke Solo bisa menginap di Ramada Hotel.

  7. Wah, ini rekom banget mba. Insyaallah saya ada jadwal ke Solo tahun 2022 dalam rangka Muktamar Muhammadiyah. Mesti nginap.di sini nih nanti.
    Suka sama viewnya juga

  8. Nisa bikin mupeng aja, udah lama ga staycation lihat ini auto nangis pengen segera staycation, wah kalau ke Solo bisa nyobain deh datang ke sini seru kayaknya tempatnya

  9. Ke Solo yang kurinduuu..
    Kapan bisa main ke Solo dan menginap di salah satu hotel rekomendasi kak Nisya ini..pasti seru merasakan sensasi kemewahan kamar di Hotel Ramada Suites By Wyndham Solo.

  10. Menyenangkan sekali pengalamannnya, overall semuanya puas ya dari welcome sampai dinner. Ku jadi ngiler sama rasa pizzanya kayagimana :3 fix, Hotel Ramada masuk wishlist aku buat datengin :3 semoga nanti keturutan staycation di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *